Senin, 30 Mei 2011

Definisi kepuasan kerja


Menurut Louis A. Allen, unsur manusia merupakan unsur yang penting dalam menjalankan roda industry. Allen mengatakan “ betapapun sempurnannya rencana-rencana, organisasi, dan pengawasan serta penelitiannya, bila mereka tidah dapat menjalankan tugasnya dengan minat dan gembira maka suatu perusahaan tidak akan mencapai hasil sebanyak yang sebenarnya dapat dicapai”. Dati uraian Allen ini dapat ditarik kesimpulan bahwa factor manusia berperan penting dalam mencapai tujuan perusahaan. Memberikan motivasi agar dicapai kepuasan bagi para karyawan merupakan kewajiban bagi setiap pimpinan perusahaan.
            Kepuasan kerja menurut Wexley dan Yukl (1977) adalah “is the way an employee feels about his or her job”. Kemudian oleh Vroom (1964) dikatakan sebagai refleksi dari job attitude yang bernilai positif. Tiffin (1958) berpendapat bahwa kepuasan kerja berhubungan erat dengan sikap dari karyawan karyawan terhadap pekerjaannya sendiri, situasi kerja, kerjasama antara pimpinan dengan sesama karyawan.
            Dari batasan-batasan mengenai kepuasan kerja di atas sebenarnya batasan yang sederhana dan operasionil menurut saya adalah perasaan seseorang terhadap pekerjaan. Ini berarti bahwa konsepsi kepuasan kerja semacam ini melihat kepuasabn kerja itu sebagai hasil interaksi manusia dengan lingkungan kerjanya.

Read more »

Jumat, 27 Mei 2011

Lirik The Downtown Fiction-I Just Wanna Run

I just wanna run, hide it away
Run because they're chasing me down
I just wanna run, throw it away
Run before they're finding me out
I just wanna run

I just wanna run
I'm out here all alone
I try to call your house
Can't reach you on the phone
I'll gather up the nerve
I'm packing up my bag
It's more than you deserve
Don't treat me like a drag

I'm feelin like I keep on talking
I'm repeating
Myself, my words
lost all meaning
I keep talking
I repeat myself

I just wanna run, hide it away
Run because they're chasing me down
I just wanna run, throw it away
Run before they're finding me out
I just wanna run.....I just wanna run

Like a game of chess
I predict your move
I think I know you better
Better than you do
I'm sick of feeling cheap
Cheated and abused
Sick of losing sleep
Thinking about you

Read more »

Lirik Sheila On 7-Pasti Ku Bisa

Lihat apa yang terjadi
Dengan semua rencanaku
Hancur semua berantakan

Dia berjalan keluar dari lingkaran hidupku
Bebas kulepaskan dia
Akupun mulai berdendang

Pasti ku bisa melanjutkannya
Pasti ku bisa menerima dan melanjutkannya
Ooh pasti ku bisa menyembuhkannya
Cepat bangkit dan berfikir
Semua tak berakhir di sini

Merasakan pandanganmu
Penuh cerita dan luka
Memang begitulah semua

Jangan pernah kau menunggu
Keajaiban dunia
Bukalah satu tujuan

Pasti kau bisa melanjutkannya
Pasti kau bisa menerima dan melanjutkannya
Ooh pasti kau bisa menyembuhkannya
Cepat bangkit dan berfikir
Semua tak berakhir di sini

Pasti ku bisa melanjutkannya
Pasti ku bisa menerima dan melanjutkannya
Ooh pasti ku bisa menyembuhkannya
Cepat bangkit dan berfikir
Semua tak berakhir di sini

Read more »

Lirik Avril Lavigne-What The Hell

You say that I'm messing with your head
(yeah, yeah, yeah, yeah)
All 'cause I was making out with your friend
(yeah, yeah, yeah, yeah)
Love hurts, whether it's right or wrong
(yeah, yeah, yeah, yeah)
I can't stop 'cause I'm having too much fun
(yeah, yeah, yeah, yeah)

You're on your knees,
beggin' please
'stay with me'
But honestly,
I just need to be a little crazy

All my life I've been good but now,
I'm thinking 'What the hell'
All I want is to mess around,
and I don't really care about
If you love me, if you hate me,
you can't save me, baby, baby
All my life I've been good but now,
whoa 'What the hell'

What,
What,
What,
What the hell

So what if I go out on a million dates
(yeah, yeah, yeah, yeah)
You never call or listen to me anyway
(yeah, yeah, yeah, yeah)
I'd rather rage than sit around and wait all day
(yeah, yeah, yeah, yeah)
Don't get me wrong,
I just need some time to play (yeah)

You're on your knees,
beggin' please
'stay with me'
But honestly,
I just need to be a little crazy

All my life I've been good but now,
I'm thinking 'What the hell'
All I want is to mess around,
and I don't really care about
If you love me, if you hate me,
you can't save me, baby, baby
All my life I've been good but now,
whoa 'What the hell'

La la la la la la la la, whoa, whoa
La la la la la la la la, whoa, whoa

You say that I'm messing with your head
Boy, I like messing in your bed
Yeah, I am messing with your head
When I'm messing with you in bed

All my life I've been good but now,
I'm thinking what the hell (what the hell)
All I want is to mess around and I don't really care about (I don't care about)
All my life I've been good but now, I'm thinking what the hell
All I want is to mess around and I don't really care about. (if you love me)
If you love me (no), if you hate me (no)
You can't save me, baby, baby (if you love me)
All my life I've been good but now, whoa, what the hell

Read more »

Selasa, 24 Mei 2011

Lirik Lagu Abdul & The Coffee Theory - Happy Ending

Kaulah yang pertama, ingin ku lihat
Saat mentari mulai bersinar
Kaulah yang terakhir, ingin ku lihat
Saat ku pejamkan mata

Indah matamu, indah wajahmu
Mampu menyinari duniaku
Indah hatimu, indah cintamu
Mampu menyadarkan diriku
Walau tak ada cinta di dunia
Ku kan selalu di sampingmu
Karena kamu, happy ending-ku

Kaulah yang pertama ingin ku lihat
Saat mentari mulai bersinar
Kaulah yang terakhir ingin ku lihat
Saat ku pejamkan mata

Indah matamu, indah wajahmu
Mampu menyinari duniaku
Indah hatimu, indah cintamu
Mampu menyadarkan diriku
Walau tak ada cinta di dunia
Ku kan selalu di sampingmu
Karena kamu, happy ending-ku

Indah matamu, indah wajahmu
Mampu menyinari duniaku
Indah hatimu, indah cintamu
Mampu menyadarkan diriku
Walau tak ada cinta di dunia
Ku kan selalu di sampingmu
Karena kamu, hee…

Indah matamu, indah wajahmu
Mampu menyinari duniaku
Indah hatimu, indah cintamu
Mampu menyadarkan diriku
Walau tak ada cinta di dunia
Ku kan selalu di sampingmu
Karena kamu, happy ending-ku

Happy endingku.. yee…
hiye iye iye...na na na na na
Happy endingku

Read more »

Senin, 23 Mei 2011

Tujuan Analisis Jabatan

      Ghiselli dan Brown mengajukan 7 tujuan yang tampaknya sudah melingkupi semua tujuan yang dikemukakan oleh Zerga. Tujuan-tujuan itu adalah:

1. Pengembangan kriteria pengukuran kesuksesan kerja
Untuk mengetahui kriteria yang menentukan kesuksesan kerja, kita harus mengetahui aspek-aspek yang menditel tentang pekerjaan. Hal ini dapat dilakukan dengan analisa jabatan.
2. Menetapkan struktur gunfsional jabatan-jabatan
Dalam prakteknya industri-industri maupun lembaga pemerintah seringkali mengerjakan sesuatu pekerjaan dengan membagi-bagi pekerjaan dalam beberapa bagian. masing-masing bagian dikerjakan oleh orang-orang tertentu dengan sistem ban berjalan. apabila tidak jelas arus lalu lintas kerja, batas tanggung jawab dan kewenangan maka akan sering terjadi kekacauan dalam kerja.
3. Evaluasi jabatan
Penetapan upah kerja untuk setiap pekerjaan, dilakukan dengan menilai ditel-ditel dan volume pekerjaan tersebut dievaluasi dari segi pentingnya pekerjaan, taraf kesukaran, tingkatan pengalaman kerja, pengawasan yang diberikan dan pelatihan yang dimiliki.
4. Pengembangan tehnik yang digunakan untuk keperluan seleksi karyawan baru
Sifat pribadi seperti IQ, bakat, minat dan sebagainya dapat diketahui kegunaannya pada pekerjaan setelah pekerjaan dianalisis.
5. Pengembangan metode dan prosedur kerja yang lebih efektif
Untuk memperbaiki metode dan prosedur kerja, haruslah dimulai dengan penelitian terhadap gerakan-gerakan dan cara kerja yang lama. gerakan dan cara kerja yang kurang efektif diganti dengan yang lebih efektif.
6. Pengembangan alat-alat dan perlengkapan kerja yang lebih efektif
Analisa terhadap alat yang digunakan dalam bekerja akan menunjukkan ciri khas bermacam-macam situasi dimana alat tersebut digunakan.
7. Pengembangan program pelatihan
Tentang apakah yang harus dilatih dan bagaimana cara pemberian pelatihan suatu pekerjaan, dapat diketahui dari informasi tentanf aspek-aspek pekerjaan. analisa jabatan akan memberikan data tentang aspek tersebut.

Read more »

Sabtu, 21 Mei 2011

SWOT Analysis

      SWOT analysis menyediakan penjelasan dimana untuk belajar tentang iklim organisasi dan dapat memberikan dasar untuk pengambilan keputusan dan pemecahan masalah. Oleh karena itu Anda dapat menemukan analisis untuk membantu menangani studi kasus.

Strengths (Kekuatan) : segala sesuatu yang beraspek positif atau atribut istimewa atau kompetensi yang menyediakan keuntungan pasar yang signifikan atau sesuatu yang bisa membangun organisasi. Contohnya: mencari sesuatu yang unik atau berbeda dalam organisasi. Ini adalah karakteristik dari organisasi, seperti posisi pasar saat ini, ukuran, struktur, kemampuan manajerial, sumber daya fisik atau keuangan, staf, citra atau reputasi. Dengan mencari peluang yang sesuai dengan kekuatan organisasi untuk mengoptimalkan kinerja organisasi.

Weakness (kelemahan): segala sesuatu yang beraspek negatif atau kemampuan yang tidak dimiliki oleh anggota dalam organisasi atau image atau reputasi yang dapat membatasi efektifitas atau harus dibenahi atau membutuhkan tindakan untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan. Contohnya: hanya memiliki pasar yang sempit, akomodasi yang terbatas atau peralatan yang sudah usang, fixed cost yang tinggi, struktur birokrasi yang berbelit atau tingginya tingkat keluhan pelanggan.


Opportunities (peluang): kondisi yang menguntungkan dan biasanya timbul dari perubahan lingkungan eksternal organisasi. organisasi harus peka terhadap masalah strategi bisnis dan responsif terhadap perubahan misalnya, pasar baru, kemajuan teknologi, peningkatan faktor ekonomi, atau kegagalan pesaing. Menyediakan peluang potensial untuk menawarkan organisasi baru, atau untuk mengembangkan produk, fasilitas atau layanan.

 Treats (ancaman): kebalikan dari peluang dan situasi yang tidak menguntungkan yang timbul dari perkembangan lingkungan eksternal yang dapat membahayakan kinerja organisasi. Contohnya: perubahan undang-undang, pengenalan produk baru yang radikal oleh pesaing, kerusuhan politik atau ekonomi, dan perubahan dalam kondisi sosial. organisasi harus responsif pada perubahan yang sebelumnya sudah diperkirakan dan merencanakan antisipasi perubahan yang signifikan pada lingkungan eksternal  dan siap untuk menghadapinya.

Meskipun SWOT dapat menawarkan sejumlah keuntungan potensial untuk membantu untuk mengevaluasi kinerja perusahaan, perlu dicatat bahwa proses tersebut tidak akan mengarah pada proses yang menyederhanakan analisis sebuah organisasi. Ada banyak cara untuk mengevaluasi kinerja organisasi dan efektivitas, dan berbagai kriteria kesuksesan.

Read more »

Jumat, 20 Mei 2011

Lirik Lagu RAN - Sepeda

Let’s go, let’s go, let’s go
One two three four
Eeny meeny many more
Hey let’s go, i’m a go
(?)

With my fans, with my crew
that could be including you
Yeah it’s fine, yeah it's nice
Day and night i’m riding by

Hey hey kawan hey bersiaplah
Waktu kita pun telah tiba
Mari kita (mari kita) bersepeda (bersepeda)
Mari kita cerahkan hari

Reff:
Huw uw asyiknya bila bersepeda
Huw uw berkeliling kota Jakarta
Huw uw ku kayuh dengan suka cita
Huw uw ku rasakan indah dunia

Bila ku pergi bersepeda
Bersama riang gembira
Senangnya hatiku
saat bersepeda

Kayuh kayuh sepedaku
Oh tanpa sedih ataupun ragu
Ku merasa (ku merasa) hari ini (hari ini)
Indah dan kan cerahkan hariku

Reff:
Huw uw asyiknya bila bersepeda
Huw uw berkeliling kota Jakarta
Huw uw ku kayuh dengan suka cita
Huw uw ku rasakan indah dunia

Bila ku pergi bersepeda
Bersama riang gembira
Senangnya hatiku
saat bersepeda

We gotta wake up wake up early in the morning
Before the traffic traffic traffic jam is coming
We gotta wake up wake up early in the morning
Before the traffic traffic traffic jam is coming

We gotta wake up wake up early in the morning
Before the traffic traffic traffic jam is coming
We gotta wake up wake up early in the morning
Before the traffic traffic traffic jam is coming

Oh asyiknya bersepeda
Kelilingi Jakarta
Huw uw ku kayuh dengan suka cita
Huw uw ku rasakan indah dunia

Bila ku pergi bersepeda
Bersama, riang gembira
Senangnya hatiku
saat bersepeda

Huw uw asyiknya bila bersepeda (oh asyiknya...)
Huw uw berkeliling kota Jakarta (kota jakarta)
Huw uw ku kayuh dengan suka cita (bersuka cita)
Huw uw ku rasakan indah dunia

Bila ku pergi bersepeda
Bersama riang gembira
Senangnya hatiku (saat bersepeda)

Read more »

Rabu, 18 Mei 2011

Definisi kecemasan

Anxiety (kecemasan) adalah keadaan atau suasana perasaan (mood) yang ditandai oleh afek negatif dan gejala-gejala jasmaniah seperti ketegangan fisik dan kekhawatiran tentang masa depan. Kecemasan mungkin melibatkan perasaan, perilaku, dan respon-respon fisiologis (Amerika Psychiatric Association, 1994; Barlow, 2002, 2006). Weinberg dan Gould (1995) menjelaskan bahwa kecemasan adalah keadaan emosi negatif yang ditandai oleh adanya perasaan khawatir, was-was, dan disertai dengan peningkatan gugahan (arousal) sistem kebutuhan. Anshel (1997) berpendapat kecemasan adalah reaksi emosi terhadap suatu kondisi yang dipersepsi mengancam.

Read more »

Minggu, 15 Mei 2011

Definisi Konformitas


Conformity adalah tendensi untuk mengubah keyakinan atau perilaku seseorang agar sesuai dengan perilaku orang lain (Cialdini & Goldstein, 2004 dalam Sears dkk, 2009). Dalam Richards, G (2010:64) konformitas adalah melakukan hal yang sama dengan orang lain sesuai dengan norma-norma, selera, pendapat, penataan, dan sebagainya yang bersifat behavioral dalam sebuah kelompok yang didalamnya seseorang mengasumsikan dirinya sebagai anggotanya. Konformitas ini merupakan cara yang digunakan orang muda, khususnya mereka yang termasuk dalam komunitas yang termarginalkan, merasakan adanya ikatan untuk menyesuiakan diri dengan norma-norma subkultural yang tidak didukung oleh sebagian besar masyarakat. Namun demikian, pada tingkat yang lebih luas dengan kehadiran internet dan anonimitas kehidupan urban, tren budaya telah berubah ke arah yang berlawanan dan “normalitas” menjadi semakin sulit untuk diidentifikasikan. Baron & Byrne menjelaskan konformitas bagaimana individu mengubah sikap dan tingkah laku mereka dengan cara yang dipandang  wajar atau dapat diterima oleh kelompok atau masyarakat agar sesuai dengan norma sosial yang ada.  Konformitas kelompok menunjukkan perilaku individu yang melakukan tindakan sesuai dengan harapan-harapan kelompok sosial dimana perilaku tersebut merupakan ekspresi persetujuan pada norma-norma kelompok. Adapaun norma tersebut merupakan aturan-aturan mengenai perilaku yang dapat diterima dan diharapkan. Selain itu, norma-norma tersebut juga akan menentukan perilaku yang sesuai atau tidak sesuai dilakukan oleh seseorang (Myers, 2005:208).
Konformitas terhadap tekanan teman sebaya pada remaja dapat menjadi positif atau negatif (Camarena, 1991; Foster-Clark & Blyth, 1991; pearl, Bryan & Herzog, 1990; Wall, 1993 dalam Santrock, 2003: 221-223). Remaja yang terlibat atas tingkah lakunya yang negatif, seperti menggunakan bahasa gaul, mencuri, menghiraukan apa yang dikatakan oleh orang tua dan gurunya. Namun banyak konformitas pada remaja yang positif dan merupakan keinginan untuk terlibat dalam dunia teman sebaya, misalnya berpakaian seperti teman-temannya dan ingin menghabiskan waktu dengan anggota dari perkumpulan. Tekanan konformitas yang terjadi ini akan menjadikan ide yang umum dalam kehidupan remaja. Kekuatannya dapat dilihat dari pilihan mereka dalam melakukan aktivitas bersama teman sebayanya, apakah mengarah pada konformitas yang positif atau konformitas yang negatif.

Read more »

Jumat, 13 Mei 2011

Definisi Perilaku Seksual


Perilaku seksual menurut Sarwono (2010:174) adalah segala tingkah laku yang didorong oleh hasrat seksual, baik dengan lawan jenis maupun sesama jenis. Bentuk-bentuk tingkah laku ini dapat beraneka ragam, mulai dari perasaan tertarik hingga tingkah laku berkencan, bercumbu dan senggama. Objek seksualnya bisa berupa orang lain, orang dalam khayalan atau diri sendiri.
Nevid, dkk., 1995 (dalam Amalia, 2007:28) mendefinisikan perilaku seks sebagai semua jenis aktifitas fisik yang menggunakan tubuh untuk mengekspresikan perasaan erotis atau perasaan afeksi. Sedangkan perilaku seks pra nikah sendiri adalah aktifitas seksual dengan pasangan sebelum menikah pada usia remaja (Cavendish, 2009:663)
Beberapa tahapan-tahapan dari perilaku seksual yang biasanya dilakukan, dimana tahapan selanjutnya adalah lebih berat sifatnya dan semakin mengarah pada perilaku seksual. Tahapan-tahapan tersebut adalah (London; 1978 dalam Amalia,2007:29):
1.     Awakening and eksploration
Rangsangan terhadap diri sendiri dengan cara berfantasi, menonton film, dan membaca buku-buku porno.
2.     Autosexuality:Masturbation
Perilaku merangsang diri sendiri dengan melakukan masturbasi untuk mendapatkan kepuasan seksual.
3.     Heterosexuality:kissing and necking
Saling merangsang dengan pasangannya, tetapi tidak mengarah ke daerah sensitif pasangannya, hanya sebatas cium bibir dan leher pasangannya.
4.     Heterosexuality
a.     Light petting : perilaku saling menempelkan anggota tubuh dan masih dalam keadaan memakai pakaian.
b.     Heavy petting : perilaku saling menggesek-gesekkan alat kelamin dan dalam keadaan tidak memakai pakaian untuk mencapai kepuasan. Tahap ini adalah awal terjadinya hubungan seks.
5.     Heterosexuality : Copulaation
Perilaku melakukan hubungan seksual dengan melibatkan organ seksual masing-masing.

Read more »

Kamis, 12 Mei 2011

Pengertian Remaja


Remaja (adolescene) diartikan sebagai masa perkembangan transisi antara masa anak dan masa dewasa yang mencakup perubahan biologis, kognitif, dan sosio-emosional (Santrock, 2003:26). Anak remaja sebetulnya tidak mempunyai tempat yang jelas. Remaja tidak termasuk golongan anak, tetapi tidak pula termasuk golongan orang dewasa atau golongan tua. Remaja ada diantara anak dan orang dewasa. Remaja masih belum mampu untuk menguasai fungsi-fungsi fisik maupun psikisnya (Monks, dkk., 2002:259).
Menurut Santrock (2002:7) remaja merupakan suatu periode dimana kematangan kerangka dan seksual terjadi secara pesat, terutama pada awal masa remaja. Masa remaja terjadi secara berangsur-angsur tidak dapat ditentukan secara tepat kapan permulaan dan akhirnya, tidak ada tanda tunggal yang menandai. Bagi anak laki-laki ditandai tumbuhnya kumis dan pada perempuan ditandai melebarnya pinggul. Hal ini dikarenakan pada masa ini hormon-hormon tertentu meningkat secara drastis. Pada laki-laki hormon tertosteron yaitu suatu hormon yang berkait dengan perkembangan alat kelamin, pertambahan tinggi dan perubahan suara. Sedang pada perempuan hormon estradiol yaitu suatu hormon yang berkait dengan perkembangan buah dada, rahim dan kerangka pada anak perempuan.
Remaja ditinjau dari sudut perkembangan fisik, remaja dikenal sebagai suatu tahap perkembangan fisik dimana alat-alat kelamin manusia mencapai kematangan secara anatomis berarti alat kelamin khususnya dan keadaan tubuh pada umumnya memperoleh bentuknya yang sempurna dan secara faali alat kelamin tersebut sudah berfungsi secara sempurna pula (Sarwono, 2004:6).

Read more »

Selasa, 10 Mei 2011

Definisi Employee Engagement


      Kahn merupakan peneliti pertama yang menggunakan istilah ‘engagement’ dan menghubungkannya dengan karyawan yang bekerja dalam sebuah organisasi.  Secara umum Kahn (1990, dalam Saks, 2005) mendefinisikan employee engagement sebagai kehadiran pekerja secara psikologis dalam melakukan peranannya di dalam organisasi. Kemudian dalam penelitiannya, Kahn menyebutkan dua istilah, yaitu personal engagement dan personal disengagement. Ia mendefinisikan personal engagement sebagai pekerja yang memanfaatkan dirinya secara fisik, pikiran dan emosional dalam kinerjanya bekerja. Sebaliknya Kahn juga mendefinisikan employee disengagement sebagai penarikan diri pekerja dari organisasi dengan tidak melibatkan diri secara fisik, pikiran maupun emosional dalam kinerjanya bekerja.     
      Perusahaan seperti Catterpillar mendefinisikan employee engagement sebagai tingkatan komimen, usaha, dan keinginan pekerja untuk tetap tinggal di organisasi. Kemudian Intuit, Inc. menggambarkan employee engagement sebagai gambaran bagaimana bekerja berfikir, merasa dan bertindak terhadap pekerjaannya, pengalamannya bekerja dan terhadap organisasi atau perusahaan. (Vance,2006)
      Kemudian lembaga – lembaga konsultan seperti Coorporate Leadership Council memiliki definisi tersendiri mengenai employee engagement yaitu tingkatan dimana pekerja berkomitmen terhadap sesuatu atau seseorang dalam organisasinya, seberapa keras mereka bekerja, dan seberapa lama ia tetap berada di organisasi sebagai hasil dari komitmen tersebut (Vance,2006).

Read more »

Minggu, 08 Mei 2011

Anak Jalanan Dampak Dari Kemiskinan


Negara berkembang memang identik dengan kemiskinan dan Indonesia tak luput dari hal ini. Masalah kemiskinan di Indonesia memang tidak pernah teratasi dengan baik. Dari data yang di dapat dari Badan Pusat Statistika, penduduk miskin di indonesia pada bulan maret 2010 adalah sebanyak 31,02 juta jiwa atau sebesar  13,33 persen.  Kemiskinan menimbulkan banyak dampak negatif dalam kehidupan sosial. Salah satu permasalahan yang ditimbulkan oleh kemiskinan adalah anak jalanan.
Anak jalanan sendiri memiliki definisi bahwa anak jalanan adalah termasuk dalam salah satu bentuk pekerja anak, yaitu anak-anak yang melakukan pekerjaan secara rutin untuk orang tuanya, untuk orang lain atau untuk dirinya sendiri yang membutuhkan sejumlah besar waktu dan ternaga dengan menerima imbalan atau tidak (Suyanto, 2003:3). Sumarsono menyatakan bahwa anak jalanan adalah anak-anak yang menghabiskan sebagian besar waktunya di jalan dengan tujuan untuk bekerja mencari penghidupan karena sebab apapun.
Tidak ada yang tahu pasti jumlah sesungguhnya dari anak jalanan yang ada di seluruh indonesia atau bahkan dalam sebuah lingkup yang kecil yaitu sebuah kota. Di Jakarta diperkirakan jumlah anak jalanan saat ini adalah sebanyak 4.023 anak. Jumlah ini mengkhawatirkan karena jika anak miskin memiliki self efficacy yg rendah maka mereka akan semakin terpuruk dalam kemiskinan dan otomatis akan mempersulit perkembangan bangsa Indonesia untuk menuju masyarakat yang tingkat kemakmurannya tinggi.
Hidup di jalanan pastinya tidak lepas dari preman-preman dan kehidupan yang keras. Jika seorang anak jalanan bergabung dengan kumpulan preman dan lebih sering menghabiskan waktunya dengan preman, maka anak tersebut akan menggantungkan harapan pada preman tersebut dan lebih percaya pada preman. Hal ini sesuai dengan teori yang di ungkapkan oleh Sarason, dkk (1983) bahwa dukungan sosial adalah suatu keadaan yang bermanfaat bagi individu yang diperoleh dari orang lain yang dipercaya dimana individu dapat menggantungkan harapan pada orang-orang tersebut. Tindak kejahatan juga cenderung meningkat jika anak-anak jalanan ini mendapatkan dukungan sosial yang keliru.
Pemerintah dalam hal ini harus turun tangan untuk memcahkan permasalahan rumit ini. Sebuah rantai kemiskinan yang harus dipotong oleh pemerintah agar dampak negatif dari kemiskinan ini terhenti. Langkah konkrit yang bisa diambil oleh pemerintah yaitu memberi lapangan pekerjaan untuk para orang tua. Jika orang tua memiliki pekerjaan dan penghasilan yang cukup, maka anak-anaknya tidak lagi dijalanan untuk mengamen mengumpulkan uang tetapi anak-anak mereka bisa bersekolah dengan layak. Dengan begitu angka kejahatan yang terjadi pada anak-anak akan menurun dan masa depan bangsa ini akan lebih cerah karena memiliki pemuda-pemudi yang terpelajar.

Read more »